Wijaya Grand Centre, South Jakarta, 12160

contact@eyr-cls.com

Update Perkembangan Industri Ketenagalistrikan

EYR CLS ResearchesBlog PostUpdate Perkembangan Industri Ketenagalistrikan

Oleh: EYR Center for Legal Studies Desk

Tiap tahun dilakukan kegiatan Enlit Asia yang merupakan wadah tukar pikir, serta update dan show case perkembangan industri energi dan ketenagalistrikan. Tahun ini, Enlit Asia dilaksanakan di Indonesia, tepatnya di ICE BSD pada 14-16 November 2023. Konverensi ini tidak hanya memberikan update mengenani perkembangan teknologi di bidang industri ketenagalistrikan, tapi juga pameran oleh para pelaku industri.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan termasuk mengadakan panel diskusi para CEO pelaku industri ini, update teknologi terbaru serta showcase teknologi terbaru. Para pelaku industri ketenagalistrikan tidak terbatas pada penyedia teknologi tetapi juga jasa pendukung, seperti konsultan hukum dan financial services. Beberapa isu yang dibahas pada konferensi ini, termsuk transformasi digital dan percepatan transisi energi.

Berbicara industri ketenagalistrikan di Indonesia, tidak terlepas dari PT PLN (persero) (PLN). Sebagai penerima mandat negara untuk mengalirkan listrik ke penjuru negeri, PLN berperan besar dalam melaksanakan transisi energi. Sebagaimana diketahui, salah satu penyumbang emisi penyebab perubahan iklim di Indonesia adalah penggunaan batu bara pada pembangkit tenaga listrik. Sehingga, pada kesempatan ini PLN menyatakan komitmen mereka untuk melakukan percepatan transisi energi.

READ ALSO:  Buku “Sak Karepmu", Cerminan Emmy Ruru yang Demokratis dan Moderat

Untuk itu, PLN melakukan beberapa tahap diantaranya membangun pembangkit listrik yang berbahan baku terbarukan. Adapun saat ini PT PLN banyak menggalakan pembangunan dan pengembangan pembangikit listrik berdaya air (hydro) dan panas bumi (geothermal). Selain itu PLN menargetkan pada tahun 2040 PLN dapat menghasilkan listrik dari pembangkit berdaya energi terbarukan sebesar 61 GW.

Accelerated Renewable Energy Development - Enlit Asia
Accelerated Renewable Energy Development (Gambar diambil dari exihibition oleh PT PLN dalam kegiatan Enlit Asia 2023)

Langkah lain yang direncanakan oleh PLN ialah melakukan transformasi digital pada sistem internal PLN. Salah satunya dilakukan dengan penginstalasian smart grid. Dengan digitalisasi ini PLN dapat dengan lebih mudah memantau persebaran listrik yang dihasilkan, serta penanggulangan terhadap gangguang yang mungkin terjadi. Dengan demikian PLN berharap dapat meningkatkan pelayanan pada pengguna.

Lebih lanjut PLN melalui anak perusahaannya ICON+, tengah mengintegrasikan sistem kelistrikan dengan juga mengaplikasikan Internet of Things (IoT). Dengan digunakannya ini, artinya PLN akan mendapatkan data penggunaan pelanggan, serta data lain terkait pelanggan. Penggunaan IoT termasuk diantaranya pemanfaatan informasi hasil analisis data pelanggan terkumpul. Diharapkan dengan demikian PLN dapat meningkatkan pelayanannya sesuai dengan kebutuhan setiap konsumen.

READ ALSO:  Menuju Indonesia yang Lebih Hijau

Hanya saja kiranya PLN perlu memperhatikan sisi perlindungan data pribadi pelanggan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Antara lain, untuk dapat memanfaatkan data pelanggan, PLN perlu memiliki basis alasan atau setidaknya persetujuan dari pelanggan. Hal lain yang kiranya juga perlu diperhatikan adalah keamanan data. Sehingga PLN perlu melakukan langkah-langkah pengamanan data dan sistem agar terhindar dari peretasan.

Selain itu, pada kegiatan Enlit Asia 2023 ini juga diramaikan dengan berbagai pameran produk dan jasa terkait industri ketenagalistrikan dari berbagai negara. Salah satu yang menarik, industri yang bergerak cepat ini, kini mulai menoleh pada ammonia sebagai alternatif sumber energi listrik. Alasannya ammonia lebih mudah diolah dan pembakarannya tidak menghasilkan karbon, zat yang ditengarai sebagai penyebab kerusakan lingkungan.

Ada pula yang menawarkan pemanfaatan ammonia sebagai alternatif co-firing pembangkit listrik tenaga uap. Co-Firing merupakan alternatif percepatan transisi energi, dimana perusahaan tidak perlu membangun pembangkit baru, tapi memodifikasi pembangkit tenaga uap dengan bahan bakar batu bara yang ada.

READ ALSO:  Artikel "Emmy Ruru, Pelukis yang Ahli Hukum Bisnis"

Langkah yang dilakukan yakni dengan pemasangan alat baru sehingga pembangkit listrik dapat dioperasikan dengan ammonia dan batu bara. Dengan demikian, walaupun penggunaan batu bara tidak hilang sepenuhnya, namun dapat dikurangi. Sehingga dapat berkontribusi positif pada pengurangan emisi yang mengakibatkan perubahan iklim.

Industri ketenagalistrikan bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman. Inovasi-inovasi dilakukan dan diarahkan untuk membantu mengurangi emisi penyebab perubahan iklim tanpa menghilangkan fungsi ketenagalistrkan. PLN sebagai satu-satunya perusahaan yang ditunjuk untuk menyalurkan listrik di Indonesia juga turut serta melakukan berbagai perubahan dalam rangka transisi energi yang tidak hanya berkontribusi positif pada lingkungan tapi juga meningkatkan efisiensi dan pelayanan pelanggan.

Tertarik dengan isu ini? Silahkan hubungi kami di email contact@eyr-cls.com atau kontak kami dengan mengisi form di EYRCLS Contact.

spot_img

Written by:

EYR Center for Legal Studies (CLS)
EYR Center for Legal Studies (CLS)https://eyrcls.com
EYR Center for Legal Studies (CLS) is an Indonesian non-profit Civil Society Organization with focus on various law programmes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


RELATED ARTICLES

Hal-Hal Penting untuk Diketahui Calon Advokat

Hal-Hal Penting untuk Diketahui Calon Advokat

0
Penulis: Tatiana Ruru, B.Comm. Editor: Redaksi EYR Center for Legal Studies Menggeluti karier sebagai Advokat merupakan salah satu impian para profesional yang memiliki latar...
Neuro Linguistic Programming (NLP), Manfaatnya Bagi Profesi Lawyer

Neuro Linguistic Programming (NLP), Manfaatnya Bagi Profesi Lawyer

Penulis: V. Ardi Purnamaningtyas SH., LL.M Editor: Hyang Ismalya Mihardja, S.H., M.B.A. “Kemajuan tidaklah mungkin tanpa perubahan, dan mereka yang tidak bisa mengubah pikiran mereka...
The Fight for Ticket Concert - Concert Scene

The Fight for Ticket Concert (part 2)

0
By: Tatiana A. Ruru B.Comm. and Yulianti S. Utami S.H., LL.M. In our previous blog, The Fight for Ticket Concert (part 1), post we explained...
The Fight for Ticket Concert - The Scalpers are Cheating

The Fight for Ticket Concert (part 1)

0
By: Tatiana A. Ruru B.Comm. and Yulianti S. Utami S.H., LL.M. Ticket scalping, the reselling of event tickets at inflated prices, has been a contentious...
en_USEnglish